Ernesto Valverde Tantang Barcelona Cetak Sejarah

Target juara sudah tercapai, sekarang Barca memburu sejarah. Status raja sepakbola Spanyol sudah diraih, tetapi manajer Azulgrana meminta tim mengakhiri kompetisi tanpa terkalahkan. Bos Barcelona Ernesto Valverde, bersikeras tim pasukannya ingin mewujudkan ambisi mengakhiri kompetisi La Liga Spanyol tanpa sekalipun menelan kekalahan. Di awal musim Barca terguncang. Valverde menggantikan Luis Enrique yang diikuti kepergian Nemar ke PSG dan kekalahan di Piala Super Spanyol dari Real Madrid.

window.ads.push({“placementName”:”bettingwidget”,”sizes”:{“default”:[],”320″:[“300×250″,”300×600″],”980″:[]},”uuid”:”ad-5b333ed8481ab”,”slotName”:”/67970281/DISPLAY_OWNED_GBL/goalcom_responsive/news_articles/bettingwidget”,”name”:”ad-betting-widget”,”useLazyLoad”:false}) Akan tetapi pada akhirnya Barca gemilang dengan merebut lagi trofi La Liga ke Camp Nou dari tangan Real Madrid dan sekarang raksasa Catalan membidik status ‘invincibles’ pertama sejak kompetisi masih berformat sepuluh tim. “Pada dasarnya, tak terkalahkan bukan target tim tetapi kami sudah merajai liga dan butuh motiviasi dan situasinya sekarang hampir terwujud,” ujar pelatih berusia 54 itu. “Sudah lama tidak ada tim yang tak terkalahkan dalam satu musim kompetisi.” Artikel dilanjutkan di bawah ini “Tujuan utama sudah tuntas, sekarang kita lihat apakah kami bisa menciptakan sejarah.”

Continue Reading

Gol Lawan Bikin Mental Pemain PSIS Semarang ‘Drop’

PSIS merasakan keperkasaan Barito Putera, ketika bertamu ke Stadion 17 Mei. PSIS Semarang kembali menelan hasil tak enak pada lanjutan Liga 1 2018, di markas Barito Putera, Stadion 17 Mei, Sabtu (12/5) kemarin. PSIS kemasukan empat gol oleh tuan rumah Laskar Antasari. Mahesa Jenar hanya mampu mencetak gol hiburan melalui gelandang asing Ibrahim Conteh. Vincenzo Annese selaku juru taktik PSIS menilai mental anak asuhnya kena hantam oleh agresivitas Barito. “Kami gagal memberikan pengawalan yang ketat untuk dua pemain sayap Barito Putera. Gol demi gol Barito Putera pun lahir dan membuat mental pemain saya drop,” beber pelatih asal Bisceglie, Italia itu.

Continue Reading

Ilham Udin Armaiyn Terus Pantau Perkembangan Bhayangkara FC

Penggawa Selangor itu mengakui terus mengikuti perkembangan sepakbola Indonesia. Meski saat ini sedang berkiprah di Malaysia bersama Selangor FA, Ilham Udin Armaiyn, tetap tak melupakan untuk mencari tahu kabar terbaru tentang situasi sepakbola Indonesia. Apalagi mengenai perkembangan mantan klubnya, Bhayangkara FC. Dia mengetahui, Bhayangkara pada musim ini mengawali kompetisi dengan kurang mulus. Sementara ini, skuat yang dilatih Simon McMenemy itu masih terpaku di posisi kesepuluh klasemen dengan 12 poin. “Saya sering lihat (sepakbola Indonesia), apalagi kalau Bhayangkara main saya sering nonton streaming siaran pertandingannya. Kalau Bhayangkara main, pasti saya nonton,” ucap Ilham, saat diwawancarai Goal Indonesia di apartemen tempat tinggalnya di Shah Alam, Malaysia, beberapa waktu lalu.

Continue Reading

Sorot Sepekan (15-21 Mei 2018): Legenda Pamitan

Dari keberhasilan Atletico menjuarai Liga Europa sampai perpisahan para ikon klub, Goal merangkum beragam kabar menarik sepakbola sepekan terakhir. Liga Europa Milik Atletico! Kendati tanpa dampingan pelatih Diego Simeone di pinggir lapangan, Atletico Madrid tanpa kesulitan berarti sukses menumbangkan Olympique Marseille 3-0 untuk menggondol trofi Liga Europa musim ini. Ini merupakan gelar ketiga Atleti dalam turnamen kasta kedua Eropa tersebut setelah berjaya di musim 2009/10 dan 2011/12. Simak juga: Ketika Eropa Terlalu Mudah Untuk Spanyol

Continue Reading

Evan Dimas Minta Egy Maulana Vikri Tak Minder Di Polandia

Evan pun berharap Egy bisa menjadi batu loncatan pemain muda Indonesia lainnya untuk berkarier di Eropa. Gelandang timnas Indonesia U-23, Evan Dimas Darmono, memberikan pesan untuk salah satu pesepakbola muda potensial Indonesia Egy Maulana Vikri. Seperti diketahui, Egy saat ini sudah dikontrak oleh klub Polandia, Lechia Gdansk. Egy pun diharapkan bisa menunjukkan kemampuannya agar membuktikan bahwa Indonesia memang memiliki banyak talenta di sepakbola. Evan juga memberikan pendapatnya tentang pemain asal Sumatera Utara itu. Terlebih, keduanya juga bertemu dalam pemusatan latihan timnas Indonesia U-23 yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018.

Continue Reading

Timnas Indonesia U-19 Mulai Berlatih Taktikal

Indra juga menyebut para pemain baru yang dipanggilnya sudah mampu beradaptasi dengan baik. Timnas Indonesia U-19 terus melangsungkan pemusatan latihan (TC) di Lapangan Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Kali ini para pemain Garuda Nusantara diberikan materi taktikal. Pelatih timnas Indonesia U-19 Indra Sjafri pun puas dengan penampilan para pemainnya. Menurut Indra, mereka terus menunjukkan grafik yang menanjak sejak berlatih beberapa hari yang lalu. Sebelumnya, para pemain timnas Indonesia U-19 hanya diberikan materi dasar dan fisik saja waktu awal TC dilaksanakan pada 19 Mei 2018. Indra ingin, melihat kemampuan anak asuhannya itu.

Continue Reading

Liverpool Mengalami Kekalahan Memalukan Dari Wolves Di Piala FA

Liverpool berada dalam bentuk permainan buruk di Anfield, mengalami kemunduran performa di dari pertandingan terakhir pada menit pertama ketika Richard Stearman mencetak gol.The Reds mendominasi permainan tetapi sepanjang pertandingan jarang mendapatkan peluang emasi. Andreas Weimann menambahkan kedudukan untuk Wolves sebelum turun minum babak pertama’.

Usaha pertama tim tuan rumah pada target hanya datang di menit ke-60 dari Philippe Coutinho.Jurgen Klopp melakukan tarik tujuan akhir kembali melalui Divock Origi tapi itu tidak cukup sebagai Liverpool tersingkir di babak keempat.

Berjuang Liverpool tercengang sedini menit pertama ketika Richard Stearman naik akhir dari tendangan bebas Helder Costa dari kanan ke memberikan pengunjung memimpin.

The Reds berada di angka enam dan tujuh di belakang dan Costa hampir membuat 2-0 di menit ke-10 ketika ia melihat usahanya pergi hanya melebar setelah menjalankan berliku.

pria Jurgen Klopp mendominasi kepemilikan meskipun mereka menciptakan sedikit dengan Roberto Firmino memukul upaya melebar di menit ke-33. Wolves akan membuat mereka membayar sebelum istirahat ketika Costa dengan baik mengirim Andreas Weimann yang jelas dan dia bulat Loris Karius untuk mencetak gol.

tembakan pertama Tim tuan rumah pada target akan datang di menit ke-60 ketika pemain pengganti Philippe Coutinho dipaksa Harry Burgoyne menjadi mudah Hemat. Liverpool memiliki taruhan bola meskipun, tapi untuk beberapa banding hukuman setengah hati, tidak menciptakan peluang.

Dengan demikian, Jon Daoi Boovarsson hampir membuat kemudian membayar ketika sundulannya menjentikkan diselamatkan dengan baik oleh Karius di menit ke-81. Divock Origi pull gol bagi tuan rumah ketika Wolves gagal menyapu sudut dan Daniel Sturridge melakukannya dengan baik untuk memilih pasangannya sepakannya yang selesai dengan baik.

Dua menit kemudian Burgoyne melakukannya dengan baik untuk menyelamatkan dari Origi dari posisi yang sama di kotak di mana ia mencetak gol pertamanya, tapi ditolak oleh kaki dari 20 tahun. Tidak ada lagi takut sebagai The Reds tersingkir.

Continue Reading